Pandangan Q nanar .. tak ada selayang rasa.. angan” hanya berbayang semu.. melintasi garis takdir Q.. berharap dirimu adalah bahagia Q… Q berharap kau tak menjauh.. hingga Q dapatkan Qm di sisi Q selamanya…
viera
Terkadang Q mengatakan hidup di Dunia itu Kejam..
Rasa Senang dan Bahagia hanyalah sebuah persinggahan di saat Lelah..
Hingga tiba suatu saat nanti Q merasakan rasa sakit kesendirian tanpa nyawa.. 9 bulan saat yang lalu
Aktivitas Terkini viera Lihat Semua →
-
viera menulis pada Dindingnya sendiri: 2 bulan, 1 minggu saat yang lalu
Pandangan Q nanar .. tak ada selayang rasa.. angan” hanya berbayang semu.. melintasi garis takdir Q.. berharap dirimu adalah bahagia Q… Q berharap kau tak menjauh.. hingga Q dapatkan Qm di sisi Q selamanya…
-
viera dan NICHO sekarang adalah teman 4 bulan, 2 minggu saat yang lalu
-
viera dan Enrico Steven Rondonuwu sekarang adalah teman 4 bulan, 3 minggu saat yang lalu
-
viera menulis pada Dinding Milik aiiudien: 5 bulan saat yang lalu
SETUJU…. ^-^… PUISI itu ibarat jantung’a hati..,, meskipun kata”.. tp indah.. bagi yang tak suka, biarkan saja… kita ini tak perduli…. ”SEmangat wt sang _ pujangga ”
-
viera menulis pada Dinding Milik aiiudien: 5 bulan, 2 minggu saat yang lalu
aiiu.. sedihnya.. ada orang yang bilang puisi itu kaya orang tua ajjah.. hmm sedih aq..
Teman dari viera (30) Lihat Semua →
Dinding viera Lihat Semua →
-
Pada Juli 1, 2010, viera menulis:
-
Pada April 26, 2010, BRYAN menulis:
puisi itu bagaikan tempat terindah buat melepas segala apa yang aku rasa kan dalam hidup ini…terkadang aku merasa menyesal hidup di dunia ini…namun aku pun tidak dapat menghindari kehidupan ku…terkadang aku ingin sekali berlari,triak,meluapkan semua emosi yang aku pendam sendiri…akupun selalu merasa hidup ini sendiri…dan hanya teman2 dari dunia maya yang aku harapkan bisa menjadi sahabat…
-
Pada April 19, 2010, Enrico Steven Rondonuwu menulis:
Dunia ini panggung sandiwara…
kesenangan, kebahagiaan tidak semua dirasakan..
mereka yang papa tertindas, mereka yang teratas makin tinggi
sadarilah manusia – manusia melanium waktumu di depan mata. -
Pada April 4, 2010, aiiudien menulis:
wahh,,
puisi itu dimensi dimana kita melupakan usia, gender, ras, agama..
puisi itu nyanyian dari dalam jiwa,,
so, buat aku sih nggak ada tuh puisi tua ato muda. just puisi. dan puisi’m dalem kok isix,,,
biarin aja dunia mau bilang apa,, setuju??
hhe… -
Pada Maret 27, 2010, aiiudien menulis:
Tak ada yang akan sanggup menghargai arti sebuah pertemuan sebaik dia yang pernah terhunus luka perpisahan. Hidup ini hanya rangkaian dari rentetan perpisahan yang tak pernah berhenti.
Tiap yang hidup pasti mati,tiap yang datang pasti pergi. Itu hanya sebuah pusaran pasti. Seperti dua sisi mata koin yang takkan terpisah. Seperti barat dan timur yang selalu ada. Seperti kau dan bayanganmu yang tak mungkin kau hapus.
Sia2 jika kau harap pusaran itu akan terhenti. Karena tepat saat kau mulai merasa memiliki, kau harus menata hatimu tuk merasakan juga bayangannya, kehilangan.